Jenis-Jenis Burung Kacer


Jenis-Jenis Burung Kacer. Indonesia adalah negara tropis yang memiliki banyak macam ragam flora dan fauna. Salah satu jenis fauna yang banyak didapati di Indonesia adalah uanggas dan salah satu dari sekian banyak unggas yang memiliki macam ragam yang berjumlah ribuan juga adalah jenis burung.


Salah satu dari jenis burung yang banyak peminatnya untuk dibudidayakan di Indonesia adalah jenis burung kicau atau burung berkicau. Satu dari sekian ribu jenis burung berkicau yang banyak dilombakan adalah jenis Burung Kacer yang ternyata ada ada banyak juga jenisnya. 


Untuk itu dibawah ini kami rangkum beberapa dari jenis Burung Kacer yang ada dan hidup di hutan rimba di Indonesia. Hal ini agar tidak membuat bingung teman-teman dalam mencari jenis burung kacer terbaik untuk dipelihara dan dibudidayakan.


Jenis-jenis Burung Kacer
Burung Kacer Sedang Bertengger di Ranting Pohon


Beberapa jenis kacer terbaik yang dapat Anda temui di Indonesia, diantaranaya adalah:

1. Kacer Sumatera atau Kacer Poci


Jenis-jenis Burung Kacer
Burung Kacer Sumatera (Kacer Poci)


Seperti namanya, spesies ini berasal dari pulau Sumatera. Ciri-ciri antara Kacer Sumatera, yaitu adanya bulu berwarna putih pada bagian bawah dari pangkal ekor hingga dada. Satu hal yang membedakan antara Kacer Sumatera dengan Kacer Kalimantan adalah warna putih pada Kacer Sumatera yang menyempit sedikit ke bawah dada, sedangkan Kacer Kalimantan mencapai pangkal leher. Ciri-ciri lain umumnya tetap seperti Kacer pada umumnya yaitu adanya dominasi garis-garis hitam dan putih pada sayap dan ekor.

Keunikan kacer Sumatera yakni mempunyai kepala, leher, pinggang, dan ekor yang warna hitam. Tetapi sisi dada, perut, sayap tengah warna putih.

Kelebihan tipe kacer ini yakni bisa mengikuti suara burung lain.



2. Kacer Jawa Barat


Jenis-jenis Burung Kacer
Burung Kacer Jawa Barat


Sama dengan namanya, kacer Jawa Barat datang dari wilayah Jawa Barat. Pada umumnya, wujud badannya atau perawakannya dan warna bulu-bulunya sama dengan kacer Sumatera.


Tetapi ketidaksamaan kacer Jawa Barat dan Sumatera yakni kacer Jawa Barat cuma mempunyai bulu-bulu warna putih pada bagian sayap tengahnya saja, dan yang lain warna hitam.


Berdasarkan namanya, pria ini mungkin berasal dari Jawa Barat. Ciri-ciri spesies ini hampir mirip dengan spesies domestik, kecuali bintik-bintik putih di bagian bawah ekor. Mereka biasanya memiliki nilai jual kembali yang lebih rendah daripada varietas asli.


3. Kacer Madagaskar


Jenis-jenis Burung Kacer
Burung Kacer Madagaskar


Pada umumnya, karakter kacer Madagaskar dengan kacer sumatera tidak ada perbedaannya bila disaksikan dari warna bulu-bulunya. Namun kacer Madagaskar mempunyai wujud badan yang bundar, dan memiliki suara kristal dengan gestur mbagong yang lebih ciri khas.


4. Kacer Kalimantan


Jenis-jenis Burung Kacer
Burung Kacer Kalimantan


Sama dengan yang lain, Kacer Kalimantan mempunyai karakter yang serupa seperti kacer Sumatera bila disaksikan dari warna bulu-bulunya. Tetapi di bagian dadanya warna hitam. Disamping itu, kacer Kalimantan mempunyai warna hitam yang lebih pekat.


5. Kacer blorok

Jenis-jenis Burung Kacer
Burung Kacer Blorok


Kacer blorok sebagai tipe kacer dari hasil persilangan kacer sumatera dan kacer Jawa. Dengan sedikit ketidaksamaan kacer Sumatra dan Jawa Barat, karena itu hasilkan tipe kacer blorok dengan karakter pola putih hitam ada bulu-bulu yang tidak teratur. Karena mempunyai warna belang-belang tidak teratur inilah, karena itu diberi nama kacer blorok.


Selainnya ke-5 tipe kacer itu tentu saja masih bayak kembali tipe kacer yang lain. Misalkan kacer Jawa Timur, kacer Medan dan yang lain.

Dan dari harga kacer Jawa Timur atau tipe yang lain, bergantung bagaimana keadaan dari burung itu. Bila mempunyai fisik dan suara yang baik karena itu harga semakin lebih mahal.

Dan pada umumnya ciri-ciri kacer betina dengan jantan mempunyai ketidaksamaan. Misalkan disaksikan dari kepalanya, kecer betina mempunyai wujud kepala bundar, dan jantan mempunyai wujud persegi atau rata.

Disamping itu sisi paruh kacer betina jantan berwujud huruf A dengan warna hitam, dan kacer betina berwujud pendek dan bundar dengan warna abu-abu atau putih.

Dengan suaranya yang merdu, jadi tidak bingung bila tipe burung ini kerap diselenggarakan lomba. Lantas bagaimana perawatan kacer untuk lomba supaya bisa juara?


Banyak hal yang penting Anda lihat yakni:

Seharusnya tentukan kacer dengan tipe kelamin jantan, karena suaranya semakin lebih gacor
Memberi pakan kacer, dengan tipe pakan alami seperti jangkrik, kroto, ulat, belalang, dan cacing tanah dan pakan bikinan seperti voer dengan kandungan protein 12% sampai 18%, yang diberi 2 hari sekali.
Untuk lakukan perawatan kacer juara tentu saja tidak karena Anda harus memerhatikan perawatan harian kacer dengan benar dan baik.

Salah satunya yakni memandikan, menjemur, memberi makan dan memberi voer dan extra fooding. Pemasteran juga diperlukan dalam langkah menjaga kacer lomba. Hal itu akan kacer makin siap untuk diperlombakan

Menjaga kacer memang tidak demikian susah. Tetapi tentu saja Anda masih tetap memerlukan langkah menjaga kacer yang benar dan baik, supaya kacer yang Anda miliki siap setiap saat untuk diikutsertakan dalam berbagai ajang perlombaan.


Fitur Burung Kacer Lomba :

1. Kepala agak memanjang dengan bagian belakang membentuk sudut (bukan merpati bundar). Jika Anda menjumpai burung pemangsa berkepala bulat seperti merpati, biasanya burung itu bodoh dan tidak bisa dijadikan "jaco".
2. Paruh yang tampak lurus atau sejajar dengan garis atas (tidak seperti "nyakil" = buto cakil). Mengetahui jenis kaceri ini, kaceri pasti akan berani bersaing, meski masih memiliki insulin.
3. Akhirnya berbaring dan berdiri tegak. Inilah ciri-ciri burung quarry yang layak “baik” untuk burung kompetitif.

Itulah sekilas info seputar Burung Kacer, semoga informasi ini bisa menambah khasanah dan wawasan bagi teman-teman para pecinta burung kicau atau penggemar burung kicau dan semoga burung kicau di Indonesia tetap lestari berkat peran teman-teman semua.
LihatTutupKomentar